Translate

Rabu, 28 September 2011

Syair M. Harun N. (2)

Allah, Rabbku
ar-Rahman ar-Rahim nama-Mu
Seharusnya ada haru di dadaku
manakala kusebut nama-Mu itu
Maafkan aku

Manakala aku sadar, kurasakan
betapa rahman-rahim-Mu
berlimpah ruah

Seharusnya aku segera runduk,
sujud, tertelungkup di latar tanah 
berlumpur, 
untuk mengekspresikan
aku adalah orang, dikeharibaan
Rahman-Rahim-Mu, nyaris tiada
bermakna
Ampunilah aku! Kasihanilah aku!

Segala puji bagi-Mu
sekali lagi karena Rahman-Rahim-MU
Kau mampukan aku
menuntaskan syair ini, dan Kau penuhi
dadaku dengan keharuan, dan cucuran
mata lega.

Yogyakarta, 
29 September 2011 12.33 wib









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah sepuasnya!