Yang Maha Pengasih Maha Penyayang
telah melimpahkan kasih-sayang-Nya, baik diminta maupun tidak.
Tak terkira kasih-sayang-Nya.
Langit dikembangkan dan ditetapkan neraca keadilan, agar jangan
ada yang melampaui batas dan mengurangi takaran.
Gunung dipancang agar bumi tidak goyang, dan banyak lagi lainnya.
Wahai Tuhanku, Yang Maha Pengasih Maha Penyayang!
maafkan aku yang sering lalai, meski sekedar berucap tahmid atas
segala limpahan rahmat dan barakah dari-Mu.
Ini syair dari penyair pemula, baru nyoba kali!
BalasHapus